Tafsir atas Statement Mas Nadiem : Merdeka dalam Belajar serta Upaya Menumbuhkan Fithrah Belajar

✍Kang_Fuad , Orang_Pinggiran
( Konsultan Pendidikan SMP Putri Mazaya )

—————————

Salah satu kunci penting dalam “MERDEKA BELAJAR” yang baru-baru ini digaungkan oleh Mas Nadiem adalah dengan cara mengubah mindset tentang hakekat belajar.

Persepsi sebagian orang tua yang disebut belajar dalam benak mereka adalah belajar terkait hal-hal akademik, seperti belajar matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran lain. Kalau anak berkegiatan ekskul memasak, berenang, memanah, atau kegiatan membantu pekerjaan orang tua di rumah dan lain-lain, itu hanya kegiatan biasa yang menjadi tambahan saja tanpa disebut sebagai aktifitas belajar.

Padahal, belajar jauh lebih luas daripada sekedar belajar tentang mata pelajaran dan belajar untuk persiapan ujian.
Belajar adalah proses mendapatkan pengalaman yang meningkatkan kualitas diri. Kualitas bisa berwujud wawasan, pengetahuan, sudut pandang, keterampilan, kesadaran, kebiasaan baik, dan sebagainya.

Belajar soft skills tak kalah penting dengan belajar akademis. Kegiatan ekstra kurikuler tak kalah penting dengan kegiatan kurikuler.

Jika kita bisa menggeser sudut pandang tentang belajar, maka kita akan melihat cakrawala belajar yang luas.

Belajar bisa apa saja, di mana saja, kapan saja, bersama siapa saja.

Di sinilah pentingnya Para Guru menumbuhkan FITHRAH BELAJAR agar tumbuh motivasi instrinsik dalam diri para siswanya. Ketika telah tumbuh Fithrah Belajar, maka aktifitas belajar menjadi pengalaman sukacita yang dicari, bukan beban yang dihindari… Wallahu a’lam

PRESTASI PENTING, KARAKTER YANG UTAMA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *